Celoteh Sang Galang

Blog Tempat Berbagi Tips dan Trik Dunia Blogger
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Celoteh Sang Galang
Hanya Sebuah Catatan...
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Semua Serba Otodidak

Posted by Galang 2 Januari 2013


Sudah lama tidak mencurahkan kata-kata di blog yang jelek ini. Kali ini saya akan mengetik kata demi kata untuk menceritakan pengalaman hidup saya dalam mempelajari apapun yang saya sukai.

BELAJAR BERMAIN GITAR
Pertama, kira-kira sewaktu STM dulu, ingin rasanya bisa untuk bermain gitar gitu. Karena melihat teman-teman banyak yang bisa, saya pun juga harus bisa, ujar saya. Dipikiran saya apabila bisa bermain gitar rasanya asyik saja, petik gitar sambil nyanyi serasa jadi artis gimana gitu hehehe. Karena saya anaknya pemalu, saya merasa enggan untuk belajar bermain gitar pada teman saya. Terpaksa deh saya cari akal bagaimana untuk belajar gitar sendiri. 

Masalah pertama muncul yaitu gitarnya saya tidak punya, terpaksa deh harus mengumpulkan uang jajan selama kurang lebih 2 bulan deh kalau gak salah. Duitpun terkumpul dan meminta ayah untuk membelikan gitar di toko musik. Sepulang kerja Ayah pun membawa sebuah gitar yang menurut saya sewaktu itu bagus sekali. Betapa senangnya hatiku setelah penantian berbulan-bulan akhirnya gitarku datang juga. 

Gitar sudah ada, tinggal belajarnya nih? Sempat bingung untuk belajar dimana, akhirnya saya pun beli buku kord musik gitu yang didalamnya terdapat kunci-kunci kord gitar. Pertama saya liat gambar kunci kordnya saya tidak mengerti sama sekali apa yang dimaksud dengan gambar itu. Lambat laun saya pun  memahami, satu persatu kunci kord saya hapal. Setiap pulang sekolah saya menghafal hingga akhirnya saya hafal kunci-kunci dasarnya. Ujung jari-jari terasa sakit, mungkin ini yang dirasakan saat pertama kali belajar bermain gitar. Lagu pertama kali yang saya hafal dan saya nyayikan adalah lagu Peterpan yaitu Mimpi Yang Sempurna. 

Suatu ketika ada kejadian yang membuat patah semangat saya bermain gitar. Yaitu ketika saat gitar yang saya dambakan di banting sama ayah saya di depan saya. Ini juga salah saya yang tidak mau mengantarkan adik saya yang sekolah dan asyik bermain gitar. Waktu itu sempat tidak bicara sama ayah selama beberapa hari. Tapi betapa senangnya hatiku karena pada saat ulang tahunku ayah membelikan sebuah gitar untukku dan lebih bagus dari sebelumnya. Perasaan kecewa kini telah hilang berganti kesenangan. Hari-hari selanjutnya saya tetap belajar menghafal kunci-kunci gitar dan sambil belajar nyanyi meskipun suaranya tidak bagus2 amat. Dan akhirnya saya pun bisa berman gitar sambil bernyanyi walaupun tidak jago2 banget mainnya.

MEMBUAT BLOG/WEBSITE
Ini bermula ketika saya mengenal internet waktu STM dulu, sewaktu praktek komputer saya diajarkan bagaimana membuat email dan bagaimana cara mengirim email. Sewaktu itu saya di suruh mengirim informasi yg saya cari di internet. Waktu pencarian di internet saya pun berpikir Bagaimana ya caranya untuk membuat blog/situs seperti ini? Pulang sekolah saya mencari informasi lebih lanjut bagaimana cara membuat blog? hampir tiap hari sehabis pulang sekolah saya mampir ke Warnet. Di Warnet saya bisa menghabiskan waktu berjam2 sampai tidak ingat sama waktu. 

Baca dan baca artikel demi artikel saya pun mulai sedikit mengerti bagaimana cara mendaftar, membuat postingan dan bagaimana mengunakan perangkat yang digunakan. Perlahan tapi pasti saya pun belajar untuk mengubah tampilan blog yang biasa agar lebih indah dan menarik. Dan akhirnya saya pun bisa mengubah tampilan blog yang biasa menjadi terlihat menarik. Waktu demi waktu dan hari demi hari saya lewatkan untuk ngeblog. Hingga suatu saat saya dikenalkan dengan bisnis online seperti PTC, PPC, HYIP dan yang terakhir saya kenal adalah FOREX. Semuanya saya telah saya coba dan ikuti. Dan yang terakhir yang sedang saya pelajari yaitu FOREX, kalau belum tau apa itu FOREX cari aja di mbah google.

Sekian dulu ya...untuk sambungannnya besok aja OK



Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.
Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Renungan Ulang Tahunku

Posted by Galang 4 April 2011

Hari ini, 4 April 2011 tepat genap umurku 21 tahun. Ada yang bertambah dan ada yang berkurang. Bertambah, ya aku bertambah tua. Berkurang, ya jatah umurku di dunia ini semakin berkurang. Orang bilang "menjadi tua itu pasti, dan menjadi dewasa adalah sebuah pilihan". Sebenarnya hari ini tidak ada yang spesial bahkan terbilang sama seperti hari-hari lainnya. Hanya saja hari ini banyak teman dan rekan yang memberi selamat ulang tahun.
Kembali aku merenung, apa saja yang sudah kulakukan di tahun lalu dan apa yang akan kulakukan di tahun depan.
Sejenak aku ingat sebuah filosofi :
"MENIRULAH PRIBADI ORANG KAMU KAGUMI,
KARENA MENIRU ADALAH JALAN  TERPENDEK UNTUK MENJADIKAN DIRI  KAMU SAMA DENGAN PRIBADI YANG KAMU  KAGUMI" 
(Mario Teguh)

Kali ini, ijinkan aku meniru Mario saat berulang tahun, yakni menyampaikan perenungan singkatku atas hidupku, semoga dapat memberikan kekuatan bagi yang merasa lemah, jalan bagi yang merasa buntu, dan harapan bagi yang merasa hilang harapan.

21 tahun, Usia yang terbilang masih muda untuk menapaki jalan-jalan kehidupan yanag sudah menunggu di depan mata kita.
Tapi ada perbedaan yang kurasakan dalam  setahun terakhir ini.
Tapi ada perbedaan yang dirasakan juga oleh orang-orang disekelilingku.
Ada yang berubah dalam diriku
Aku berubah
Dan hanya merekalah yang tahu...

Dulu, aku terkubur dalam manusia lamaku.
Dulu, aku sangat sombong karena kekuatanku.
Dulu, aku selalu merasa tidak puas akan nasibku.

Hingga akhirnya, aku mengalami badai besar dimana titik itu berputar 180 derajat.
Teringat saat itu, dimana tiap hari, bathin ini bergumul, bagaimana mencegah bisikan untuk lari dari kenyataan ini,

Aku berada di level terendah dalam hidupku.
Kini aku tersenyum saat mengingat pesan sebuah filsafat lagi :
“BERSYUKURLAH JIKA ENGKAU SUDAH DI LEVEL TERENDAH DALAM HIDUPMU, KARENA TIDAK ADA PILIHAN LAIN SELAIN UNTUK NAIK ”

Aku bersyukur karena pada suatu titik, aku memilih untuk berserah.
Kusadari sepenuhnya... segala kehebatanku, kepandaian & kekuatanku, sudah tidak lagi berguna.

Pada suatu titik, aku memilih untuk berserah.
Aku bersyukur, disaat ku tak mampu lagi...aku memilih kembali kepada Sang Maha Kuasa.

Kusadari kini,
Aku sebenarnya berada dalam sekolah yang disebut kehidupan.
Ada kalanya ujian itu datang, tidak lain untuk meluluskan aku naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Tak peduli usiaku,
Tingkatan yang lebih tinggi hanya bisa diraih dengan lulusnya aku saat ujian/badai datang.
Jika anda belum lulus, setua apapun aku, aku masih belum naik tingkat.

Pilihanku,
Apakah aku akan lari dari setiap badai yang menerpaku,
ataukah aku akan mencoba melewati badai dengan mengandalkan kekuatanku sendiri,
atau aku akan melewati setiap badai dengan di beri kemudahan bersama Tuhanku?

Aku, dalam manusia baruku, menyadari..
Hari ini 4 April 2011, aku genap berusia 21 tahun. Seperti setahun sebelumnya, tidak ada perayaan khusus karena akupun terkadang mengganggap biasa saja. Namun pada ultah ini aku merasa ada satu perasaan yang berbeda. Tidak tahu sebabnya apa, yang jelas saya merasa sudah dewasa untuk menjalani kehidupan ini. Kilas balik tentang kehidupanku selama ini. Apa yang sudahku lakukan? Apa yang sudah  kucapai? Sudahkan aku menjadi dewasa dalam arti yang sesunguhnya? Kira-kira aku hidup berapa tahun lagi ya  Kapan bisa kaya raya dan pensiun muda ya? Bagaimana kehidupan rohaniku? bisakah jadi orang yang baik? bisakah menjadi calon suami, ayah dan sahabat yang baik? dan seterusnya. Berbagai macam pertanyaan seolah muncul silih berganti di kepala. Jawabannya masih ada di awang-awang. All I want to do adalah berbuat yang terbaik dalam peranku saat ini.
 
Sesungguhnya hitungan nafas telah ditetapkan, hitungan detik telah diperhitungkan.
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi modal tapi tidak digunakannya,
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi nafas tapi disia siakannya,
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi waktu tapi disia siakannya.

Demi Allah, sesungguhnya semakin dekat ujung kehidupanku, Hisab semakin nyata, dan sesungguhnya Hisab Allah amatlah berat, Smoga tak kusia siakan nafasku, tak kusia siakan waktuku, Sesungguhnya Hanya Engkaulah tujuanku. Perjalanan hidupku, menempuh alam dunia menghabiskan waktu, yang tiada lama. Usia bertambah makin senja, tiada terasa tak tersadar. Semakin dekatlah ajalku.

Ya Allah,… Berilah aku kekuatan …


Oh..Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri dan juga buat orang-orang yang berulang tahun di hari yang sama! Heee

Gempa Terbesar Seumur Hidupku

Posted by Galang 11 Maret 2011


Hari ini sangat menyeramkan sekali. Gempa terjadi beberapa kali ketika sedang asyiknya bekerja. Gempa pertama sangat besar sekali hingga membuat lampu-lampu bergoyang dengan keras seperti Inul yg sedang Ngebor..hehehhe membuat kepalaku sedikit pening. Aku langsung bergegas lari ke luar untuk menghindari bahaya dari gempa tersebut. Kami semua berkumpul diluar untuk mengamankan diri. Tak lama berselang gempa kembali mengguncang lagi dengan intensitas yang lebih kecil dari gempa yang pertama. Satu jam kami berada di luar pabrik disebabkan gempa yang masih terjadi walaupun dengan skala yang tidak cukup besar.

Dalam seumur hidup saya ini gempa yang terbesar yang pernah saya alami. Terima kasih ya Allah SWT yang telah melindungi kami dari bencana ini. Mungkin ini peringatan untuk kita semua agar lebih mencintai alam ini. Karena perbuatan tangan-tangan usil manusia yang tidak bertanggung jawab menyebabkan alam ini murka.

Ini ada beberapa foto yang diambil teman saya di daerah Chiba, Tokyo(beberapa menit setelah gempa pertama mengguncang)
Terlihat jelas kondisi jalanan yang rusak akibat gempa

Mobil terlihat amblas

Bekas air yang sempat tergenang di jalan

Ini juga ada video di tempat saya bekerja setelah beberapa saat terjadi gempa
Terlihat kami sedang berkumpul di luar sambil mendengarkan intruksi untuk mencegah terjadinya  hal-hal yang tidak diinginkan... 

Sampai sekarang pun gempa masih terasa walaupun hanya dalam skala yang kecil. Buat teman-teman di Jepang semoga baik-baik saja ya...???selalu hati-hati dan waspada. Bencana bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Selalu berdoa kepada yang diatas agar selalu dalam lindungannya. Amien...



close