Celoteh Sang Galang

Blog Tempat Berbagi Tips dan Trik Dunia Blogger
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Celoteh Sang Galang
Hanya Sebuah Catatan...
Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan

Sarjana Tidak Menjamin Kesuksesan

Posted by Galang 5 Desember 2012


SARJANA? Cuma istilah saja yang menyatakan seseorang telah menempuh pendidikan perguruan tinggi dari awal sampai akhir dan di beri title di depan atau dibelakang namanya. Dan Apakah kalau sudah SARJANA akan sukses nantinya? Semua itu kembali kepada pribadi masing-masing yang menjalaninya apakah mampu bersaing di dunia kerja atau tidak. Kita semua tahu bahwa di Indonesia ini Sarjana sudah seperti ombak di lautan lepas, tersebar dimana-mana dan mudah terhempas ketepian. Sarjana sudah beribu jumlahnya dan tidak semuanya masuk dalam dunia kerja, sisanya hanya menjadi PENGACARA (Penganguran Banyak Acara) saja. 

Seperti judul artikel yang saya buat ini mungkin ada yg setuju dan tidak setuju dengan persepsi saya ini. Di era globalisasi seperti sekarang ini pastilah dibutuhkan sarjana-sarjana yang kompeten di bidangnya masing-masing. Tapi tak dipungkiri juga banyak sarjana yang membleh, cuma ngebanggain titlenya saja tapi kemampuannya kalah sama yang tidak sarjana. Ya begitulah realita yang ada sarjana sekarang ini, tak seperti  sarjana 10-20 tahun yang lalu mereka benar-benar kompeten sekali. Terus siapa yang harus disalahkan? Standar kelulusan yang sangat mudah atau apa? Tanya saja pada rumput yang bergoyang...hehehe...

Orang tua mana yang tidak mau anaknya jadi sarjana, merupakan kebanggaan bagi orang tua jika anaknya jadi sarjana. Kebanyakan orang tua ingin anaknya jadi sarjana, katanya setelah sarjana akan mendapatkan pekerjaan dengan mudah, masa depan yang cerah dan duit yang melimpah. Tentu tidak salah, tapi tidak semuanya akan seperti itu. Di mata masyarakat sebenarnya kesuksesan sesorang bukan diukur dengan sarjana dan tittlenya tapi lebih dari kemampuan, pengetahuan, kedewasaan pola pikir, dan tuntutan. Itulah poin plus dari seorang sarjana yang dapat menerapkan kemampuannya di masyarakat. Namun apakah sarjana bisa bersaing di masyarakat dan meraih sukses? Inilah tantangan bagi para sarjana untuk menunjukan kemampuannya agar bisa sukses.

Banyak sarjana yang mempunyai kemampuan dan kerja keras yang tinggi dan akhirnya berhasil, tapi tak sedikit pula banyak sarjana yang gagal, dalam hal ini yang tidak mampu bersaing dalam dunia kerja. Mereka tidak mampu menerapkan kemampuannya karena berbagai alasan. Alasan yang paling mendasar adalah "Pengalaman". Banyak sarjana yang belajar hanya teori saja sedangkan praktiknya sedikit sekali serta kurangnya pengalaman dalam penerapan ilmu dan kemampuannya. Inilah yang menyebabkan mereka kalah bersaing dengan mereka yang tidak sarjana yang kaya pengalaman di bidang tertentu walau tanpa tittle sarjana.

Mungkin Anda tahu? Bob Sadino, Bill Gates, Purdi Chandra dan Andi F. Noya, mereka adalah para pengusaha sukses yg tidak lulus perguruan tinggi bahkan tidak sempat mengenyam bangku kuliahan tapi mereka mampu bersaing dengan mereka yang sarjana.

Menurut saya kunci sukses itu bagaimana kita memaksimalkan kemampuan yang kita miliki agar berguna untuk orang banyak serta berfikir kreatif melihat keadaan.

"Title Sarjana tidak menjamin kesuksesan seseorang, tapi itulah salah satu jalan menuju kesuksesan seseorang"

Berharap Kembali

Posted by Galang 6 April 2011



Tabir gelap di antara kita
Kini mulai meredah
Membuka lembaran baru
Yang tak lagi berbuih

Manisnya hidup ku tlah lalui 
Pahitnya kini tak lagi kurasakan 
Kutelusuri hari-hari indah 
Dengan penuh kasih dan sayang 

Mengerti semua apa yang kurasakan 
Tak membuatmu bahagia 
Apakah kau benar-benar cinta 

Ku hanya bisa berharap kembali 
Berada disisiku lagi 
Seperti dulu saat bersama

By : Galang 


Jalan Kehidupan

Posted by Galang 9 Maret 2011


Di pagi hari yang tampak masih sembunyi
Aku terbangun dari mimpiku yang sulit kudapatkan
Meski terkadang aku gelisah atas semua itu
Tapi jiwa ini berkata tegar
Jalani semua roda-roda yang berputar
Telusuri sudut-sudut hati yang sempat tergoda oleh sang waktu

Embun pagi hari ini menyambutku kembali
Memberikan senyumannya yang indah
Antarkan aku untuk meraih sesuap nasi
Yang mungkin sangat sulit bagiku untuk mendapatkannya
Terkadang hanya cacian dan hinaan yang kudapat
Tapi ku selalu tabah menerimanya
Karena inilah jalan hidupku
Yang penuh dengan liku-liku

Kecil menjadi besar karena sebuah proses
Begitu pula diriku yang tidak pernah pantang menyerah
Dan selalu bekerja keras untuk meraih mimpi
Sekarang mungkin banyak yang meremehkan aku
Karena aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang
Tapi mungkin besok, lusa atau suatu saat nanti
Semuanya akan bertolak belakang dengan apa yang ada

Jangan lupa dengan masa lalu dan berbagilah dengan sesama
Itulah arti kehidupan...

By Galang

Senja di Batas Lamunan

Posted by Galang 19 Februari 2011



Sekian lama kuberjalan di atas derasnya sang ombak
Ku sanggup tegak berdiri menapaki jalan kehidupanku
Meskipun kadang kala ku sempat goyah
Melihat sampanku tak lagi mampu untuk berlabuh
Menerjang sebuah mimpi yang jauh disana

Tertatih-tatih sampanku bergerak perlahan tapi pasti
Setia mengantarkanku meraih sebuah mimpi
Mimpi yang dulu kukira hanya sebuah ilusi
Tapi kini tampak begitu jelas di depan mataku
Seolah-olah aku bermimpi di kenyataan hidup

Ku duduk terdiam meratapi langit
Menikmati indahnya anugerah Yang Maha Kuasa
Dalam hatiku seakan  bertanya
Apakak aku bisa merubah nasibku..???
Dalam hati kecilku berbicara "Aku Pasti Bisa"
Dan Sore itu matahari pun kian mulai pergi
Begitu pula nasibku yang mulai berubah
Seiring bergulirnya waktu
Lambat laun hidupku mulai berganti
Lebih baik dan menjadi lebih baik lagi...

By Galang

Indahnya Perbedaan

Posted by Galang 7 Februari 2011


Andai saja hitam bisa berteman dengan putih
Saling berjabat tangan membangun dunia
Betapa indahnya hidup ini
Aman,tentram dan damai
Tidak ada lagi perbedaan
Yang membuat kita sombong
Terhadap semua karunianya
Demi mementingkan ego
Nyawa pun tak ada artinya lagi
Harga diri adalah harga mati
Celoteh seseorang di tengah badai

Tampak jelas rasa takut diwajahnya
Ketika terdengar isak tangis saudaranya
Ditengah kerasnya perbedaan
Yang jelas-jelas tak berarti sedikitpun
Amarah pun tak lagi tenang
Seolah-olah ingin meledak
Meskipun tak sanggup untuk Memuntahkannya

Jadikanlah perbedaan menjadi saudara
Dan jangan jadikan perbedaan menjadi musuh
Mungkin sekarang kau belum mengerti
Tapi esok hari, lusa atau nanti
Kau pun akan mengerti...
By Galang

Tawa Dalam Derita

Posted by Galang 5 November 2010


Coba kau lihat disana
Di tengah lara melanda
Masih saja mereka tertawa 
Asyik dengan riuh lagu dalam pesta

Tapi coba kau lihat di ujung sana
Mereka tertatih lemah tak berdaya
Menahan rintihan jerit kesakitan
Karena menopang beban yang semakin berat

Sungguh ku tak menyangka
Masih saja ada tawa dalam derita
Ku tak tahu dimana hati mereka
Mungkin sudah keras seperti batu
Yang tak bisa lagi di pecahkan

By Galang

Jalanan Adalah Hidupku

Posted by Galang 4 November 2010

Saat kudengar nyanyian alam
Seolah ku terhanyut dalam buainya
Semakin meresapi ku semakin tak berdaya dibuatnya

Angin malam mulai berhembus
Menampar wajahku yang begitu kusam
Di sudut jalan yang sunyi
Ku berbaring di atas debu jalanan
Menghilangkan letih sejenak 
Setelah seharian berkelana dengan gitar usangku
Demi mencari sesuap nasi yang sangat sulit bagiku
Dari pintu ke pintu ku coba singgahi
Dendangkan sebuah lagu penghibur sepi

By : Galang

Bukalah Mata Hati Kita

Posted by Galang 2 November 2010



Dengarkan laguku ini
Sebuah kisah menyedihkan
Tentang saudara-saudara kita disana
Berjuang melawan kerasnya hidup

Lihat disana ribuan orang kelaparan
Lihat disana anak-anak kecil merintih

Mereka hanya ingin sesuap nasi
Tapi mereka harus memijakkan kaki
Ke arah yang tak menentu
Untuk mendapatkan semua itu

Sedangkan kau lihat di atas sana
Mereka asyik berpesta di atas penderitaan

Dimanakah hatimu
Aku sungguh tak mengerti
Dimanakah nuranimu 
Hingga kau tega melakukan itu

Kau tlah di butakan harta...
Kau tlah di perbodoh oleh kekuasaan...

By : Galang 

Alam Enggan Bersahabat Kembali

Posted by Galang 1 November 2010


Gemuruh ombak menyisakan tangis
Tangisan darah yang terkapar di deretan mayat
Bercampur dengan secercah harapan
Yang tidak tahu kapan dan dimana akan singgah
Di jiwa yang terluka oleh kekuatan alam 
Seakan enggan untuk menyapa kembali

Kulihat di ujung sana
Tampak mendung menyelimuti diri
Seperti debu membasahi tubuh ini
Nafasnya bak jemari yang tak terhenti
Mendengar gemuruhnya sang lahar
Yang siap menerjang lemahnya jiwa ini

Kudengar jeritmu dari sini kawan....
Kudengar tangismu dari sini kawan...
Tangismu adalah dukaku...
Sakitmu adalah deritaku...
Semoga kau mengerti
Arti dari semua ini...

By Galang

Rintihan Seorang Anak

Posted by Galang 30 Oktober 2010

Song Song Mentari Bercampur Mimpi
Berjalan mengelilingi kota tak henti
Aspal jalanan telah jadi teman
Bersahabat dengan langkah kakiku
Serak suaraku adalah semangatku
Mencari arah untuk hidupku

Dari rumah ke rumah
Dari pintu ke pintu
Kumainkan gitar usangku
Kunyanyikan lagu penghibur sendu
Untuk mengobati rasa pahitku dalam hidup ini

Ku langkahkan kakiku tak henti
Demi untuk kebahagiaan mereka
Siang dan malam sudah menjadi pilihan
Panas dan hujan sudah tak ku hiraukan
Ini semua demi sesuap nasi

Kudendangkan sebuah lagu
Dikala hatiku sedang bingung
Meratapi nasibku yg seperti ini
Tapi aku senang karena selalu ada mereka d sisiku...
Ayah,ibu,adik, dan teman setia yg slalu menemaniku dalam senang maupun sedih...



close