FTP (File Transfer Protocol) merupakan sebuah protokol internet
yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk
pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internet work. FTP
merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih
digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan
penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.
Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan
perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP. Sementara server FTP adalah
sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang
merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat
digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan
ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari
server FTP.
Sebuah server FTP diakses menggunakan Universal Resource Identifier
(URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi
server FTP dengan membuka URI tersebut.
2
comments
Mail Server merupakan software yang mendistribusikan
file atau informasi sebagai permintaan yang dikirim melalui email. Mail
server digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan berupa FTP. Mail
server juga dapat dikatakan sebagai aplikasi yang digunakan untuk penginstalan
email.
Sebuah komputer yang
didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer juga
disebut Mail Server. Hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email
sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post
master.
Berikut
ini adalah beberapa tugas dari Post Master:
· Mengelola
Account
· Memonitor
Kinerja Server
· Tugas
Administratif Lainnya
Protokol
Mail Server
· SMTP (Simple
Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan
mendistribusikan email.
· POP3 (Post
Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application
Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara
remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi
cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol
POP3 dan IMAP.
Server
Mail Server
· Outgoing
Server (Sending email) : Protocol server yang menangani adalah SMTP (Simple
Mail Transfer Protocol) pada port 25.
· Incoming
Server (Receiving email) : Protocol server yang menangani adalah POP3 (Post
Office Protocol) pada port 110 atau IMAP (Internet Message Access
Protocol) pada port 143.
Penjelasan
dari Server yang menangani outgoing email dan incoming email sebagai berikut:
· SMTP
Server: Saat anda mengirimkan email maka email anda akan ditangani SMTP
Server dan akan dikirim ke SMTP Server tujuan, baik secara langsung maupun
melalui beberapa SMTP Server dijalurnya. Apabila server tujuan terkoneksi maka
email akan dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan dimasukan ke
dalam queue dan di resend setiap 15 menit, apabila dalam 5 hari tidak ada
perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.
· POP3
Server: Jika menggunakan POP3 Server, apabila kita akan membaca email maka
email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang
mendownload email tersebut (kita hanya bisa membaca email tersebut pada device
yang mendownload email tersebut).
· IMAP
Server: Jika menggunakan IMAP Server, email dapat dibuka kembali lewat
device yang berbeda.
Cara
Kerja Mail Server
Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat
e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu
file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan,
serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail
berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan
dalam server yang di tampilkan melalui browser user.
Web server merupakan sebuah software layanan berbasis
data yang menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien atau
yang biasa disebut web browseruntuk mengirimkan kembali yang hasilnya
dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.
Fungsi utama dari web server adalah melakukan atau
mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah
ditentukan. Halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video,
gambar, maupun file.
Apache merupakan salah satu contoh dari web server. Web
server yang paling banyak dipergunakan di Internet salah satunya, yaitu
Apache. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX.
Apache memiliki program pendukung yang cukup banyak. Ini merupakan layanan
yang cukup lengkap bagi penggunanya.
Berikut
ini merupakan beberapa kelebihan dari Web Server Apache:
1. Apache
termasuk dalam kategori freeware.
2. Apache
mudah sekali proses instalasinya.
3. Mampu
beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
4. Mudah
mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
5. Mudah
dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.
DNS (Domain Name System atau ada yang menyebut Domain Name
Service)merupakan sebuah sistem yang menerjemahkan alamat sebuah domain
menjadi IP address. Contohnya seperti pada alamat sebuah IP
dari facebook.com yang bernomorkan IP 173.252.120.6. Tanpa DNS, komputer
tidak akan tahu berapa alamat yang digunakan oleh facebook ataupun website yang lainnya. Jika
alamat IP tidak diketahui, maka tidak akan terjadi koneksi antara mereka.
Pada jaringan internetworking, setiap komputer di dunia akan saling
berhubungan dengan menggunakan IP address. Sebenarnya komputer kita gunakantidak
benar-benar menganggapnya sebagai facebook.com ketika kita mengakses
website tersebut, melainkan sebagai 173.252.120.6 yang mana nomor tersebut
merupakan IP / alamat asli dari facebook. Jika kita menuliskan nomor
IP / alamat tersebut pada browser, maka akan tampil halaman facebook.
Keberadaan DNS sangatlah penting sekali, mengingat kita
mesti menghafal alamat IP dari facebook untuk bisa mengaksesnya jikalau
tidak ada DNS. Akan terasa mudah menghafal alamat dari sebuah
webstite saja, tetapi kalau harus menghafal banyak dari setiap
nomor website yang lainnya, itu akan menjadi kendala yang besar bagi
kita. DNS hadir untuk membantu meringankan kesulitan tersebut. Jadi tidak
perlu lagi menghafal angka-angka nomor alamat tersebut. Kita hanya perlu
menghafal nama domainnya saja, yang lebih mudah dihafal dibanding IP
address.
DNS
Server
DNS server merupakan server yang melayani permintaan
client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain. Misalnya ketika kita
ingin mengakses facebook.com, server DNS akan mencari alamat dari facebook
agar komputer kita dapat terhubung dengan facebook. Untuk menggunakan DNS Server,
kita harus memasukan alamat dari server tersebut dalam pengaturan IP address di
komputer kita. Biasanya provider-provider penyediaan jasa internet sudah
menyediakan alamat dari DNS server yang bisa digunakan. Jika
menggunakan router, maka akan tetap bisa membuat DNS server sendiri,
kemudian alamat dari router tersebut bisa digunakan sebagai DNS di
komputer. Namun, yang tetap berperan dalam pencarian alamat IP tetaplah DNS
server yang dimiliki oleh provider.
Cache DNS akan dilakukan ketika alamat IP dari sebuah website sudah
bisa diketahui. Ketika komputer kita sudah mengetahui alamat dari sebuah
website, komputer kita akan mengingatnya. Sehingga jika ingin mengaksesnya
kembali, tidak perlu lagi melakukan pencarian alamat IP website tersebut.




















